Lagu Terkenal Yang Sebenarnya Punya Makna Lain

Lagu memiliki daya tarik yang kuat dalam menyampaikan pesan dan emosi. Tidak jarang, musisi menggunakan lirik-lirik tersembunyi untuk menyampaikan makna yang dalam. Berikut ini, kami telah mengumpulkan 10 lagu yang terkenal dengan lirik-liriknya yang penuh makna tersembunyi.

Dalam dunia musik, lagu-lagu seringkali menjadi sarana bagi musisi untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka secara eksplisit maupun tersirat. Beberapa lagu bahkan menjadi tempat bagi sang musisi untuk menyampaikan pesan yang lebih dalam kepada pendengar.

Musik komersial juga tidak luput dari penggunaan jingle sebagai alat promosi. Jingle dengan nada yang catchy dan lirik yang mengena mampu menciptakan daya tarik tersendiri bagi produk atau perusahaan yang ingin dipromosikan.

Tidak dapat dipungkiri, gabungan antara melodi yang menawan dan lirik yang memukau mampu menciptakan kekuatan yang luar biasa dalam menyampaikan pesan. Dalam beberapa kasus, lirik-lirik dalam lagu memiliki makna tersembunyi yang bisa memberikan pengalaman mendalam bagi pendengarnya.

Dalam artikel ini, kami akan mengulas 10 lagu yang telah terkenal dengan lirik-liriknya yang memiliki makna yang mendalam dan tersembunyi. Dari lagu-lagu ini, kita dapat merasakan kekuatan musik dalam menyampaikan pesan-pesan yang mungkin tidak terlihat pada pandangan pertama.

Dengan penjelasan yang mendalam, artikel ini akan membuka pintu bagi pembaca untuk lebih menghargai dan memahami pesan-pesan yang tersembunyi dalam lirik-lirik lagu tersebut.

 

The Police - Every Breath You Take

Meskipun sering menjadi “lagu wajib” dalam acara pernikahan, lagu ini sebenarnya menyimpan cerita yang suram di baliknya. Jika kita mengamati liriknya dengan lebih cermat, lagu ini sebenarnya menggambarkan seorang penguntit yang obsesif terhadap seorang wanita, memperhatikan setiap langkah yang diambil oleh sang wanita. Bahkan sang penyanyi, Sting, menggambarkan lagu ini sebagai “menyeramkan” dan “tidak menyenangkan”.

“Every breath you take
Every move you make
Every bond you break
Every step you take
I’ll be watching you.”

Green Day - Wake Me Up when September End

Meskipun banyak yang mengira lagu ini berkisah tentang perang, terutama setelah melihat videonya, sebenarnya lagu ini memiliki makna yang sangat pribadi. Billie Joe Armstrong sengaja menulis lagu ini sebagai penghormatan kepada ayahnya yang meninggal saat Billie berusia 10 tahun. Saat hari pemakaman ayahnya, Billie begitu sedih hingga ia berlari pulang dan mengunci diri di kamarnya. Ketika ibunya pulang dan mengetuk pintu kamarnya, Billie hanya bisa berkata, “Bangunkan Aku Ketika September Berakhir.”

Lagu ini menjadi ungkapan puitis dari perasaan kehilangan dan kesedihan yang mendalam yang dirasakan oleh Billie Joe Armstrong atas kepergian ayahnya. Lirik “Wake Me Up When September Ends” menggambarkan perasaan Billie yang ingin melewatkan kesedihan dan masa-masa sulit yang terkait dengan bulan September, yang menjadi bulan di mana ayahnya meninggal. Lagu ini mencerminkan rasa kehilangan yang mendalam dan keinginan untuk bisa bangkit kembali ketika masa sulit berlalu.

Dalam artikel ini, kami akan mengungkapkan makna yang tersembunyi di balik lagu tersebut dan menyampaikan kisah pribadi yang melatarbelakangi penulisan lagu ini. Lagu ini menjadi salah satu contoh bagaimana musik dapat menjadi saluran ekspresi yang kuat bagi para musisi untuk menyampaikan emosi dan pengalaman hidup mereka.

 

“Like my father’s come to pass
Twenty years has gone so fast
Wake me up when September ends.”

Madonna - Lika A Virgin

Lagu yang berjudul “Like a Virgin” sebenarnya memiliki makna yang berbeda dengan judulnya. Meskipun judulnya mengacu pada kehilangan keperawanan seorang wanita, lagu ini sebenarnya bercerita tentang pengalaman emosional penulisnya, Billy Steinberg. Lagu ini menceritakan bagaimana Steinberg merasa terluka secara “emosional” setelah hubungan lamanya berakhir, namun perasaan itu berubah ketika dia menjalin hubungan baru yang membuatnya merasa seperti “perawan lagi”.

Dalam lirik lagu ini, Steinberg mengungkapkan perasaan kesedihan dan kekecewaannya setelah hubungannya yang sebelumnya gagal. Namun, dengan hadirnya hubungan baru yang menghidupkan kembali semangatnya, dia merasa seperti mendapatkan kesempatan baru dan merasakan kebahagiaan yang sama seperti saat ia pertama kali jatuh cinta.

Banyak orang yang terkecoh oleh judul lagu ini dan menganggapnya secara harfiah, tetapi sebenarnya lagu ini menyampaikan pesan tentang pemulihan dan pengalaman baru dalam percintaan. Meskipun liriknya terinspirasi oleh pengalaman pribadi Steinberg, lagu ini berhasil menciptakan kesan yang kuat dan menjadi salah satu lagu ikonik dalam sejarah musik.

Artikel ini akan menggali lebih dalam tentang makna tersembunyi dalam lirik lagu “Like a Virgin” dan bagaimana lagu ini menggambarkan perasaan Steinberg setelah hubungan lamanya berakhir. Lagu ini menjadi contoh bagaimana musik dapat menjadi sarana untuk mengungkapkan emosi dan pengalaman pribadi secara artistik.

 

Oh, your love thawed out
Yeah, your love thawed out
What was scared and cold.”

Maroon 5 - Harder To Breathe

Tampaknya lagu “Harder to Breathe” oleh Maroon 5 terdengar seperti lagu tentang mantan Adam Levine, Jane, yang menjadi inspirasi untuk album pertama mereka. Namun, kenyataannya, lagu ini memiliki cerita yang berbeda di baliknya. Lagu “Harder to Breathe” sebenarnya ditulis sebagai respons atas tekanan yang diberikan oleh label rekaman kepada band untuk menulis lebih banyak lagu. Lagu ini adalah manifestasi dari rasa frustrasi band yang merasa tertekan dengan tenggat waktu yang diberikan oleh label rekaman tersebut.

Saat itu, Maroon 5 merasakan tekanan besar dari label rekaman untuk menghasilkan lagu-lagu baru setelah kesuksesan awal dengan lagu “Jane”. Band ini merasa terjebak dalam ekspektasi dan tekanan untuk terus menciptakan lagu-lagu yang sukses secara komersial. Dalam suasana tersebut, Adam Levine, vokalis Maroon 5, menulis “Harder to Breathe” sebagai ekspresi dari perasaan frustasi dan kesulitan yang mereka alami.

Lirik lagu ini mencerminkan perasaan kebingungan dan ketegangan yang dirasakan oleh band. Mereka merasa tercekik dan sulit bernapas di bawah tekanan yang terus menerus. Lagu ini menjadi suara mereka yang merasa terjebak dalam situasi yang membebani dan mempengaruhi kreativitas mereka.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi latar belakang dan makna yang tersembunyi di balik lagu “Harder to Breathe”. Kita akan menggali bagaimana lagu ini menjadi sarana bagi Maroon 5 untuk menyampaikan rasa frustrasi dan tekanan yang mereka alami dalam industri musik. Lagu ini menjadi representasi penting dari perjuangan seorang seniman dengan ekspektasi dan tekanan eksternal yang mungkin tidak terlihat oleh pendengar biasa.

Melalui lagu ini, Maroon 5 menghadirkan pesan yang kuat tentang kebebasan berekspresi dan perjuangan seorang seniman dalam menjaga integritas mereka di tengah tekanan industri musik yang komersial. Artikel ini akan membawa kita lebih dekat untuk memahami konteks dan emosi yang dihadirkan dalam lagu “Harder to Breathe” sebagai perjalanan pribadi Maroon 5 dalam menemukan suara mereka dan menghadapi tantangan di dunia musik.

 

“How dare you say that my behaviour is unacceptable
So condescending, unnecessarily critical.”

Phill Collins - In The Air Tonight

Banyak spekulasi yang beredar mengenai makna sebenarnya dari lagu “In the Air Tonight” yang ditulis dan dinyanyikan oleh Phil Collins. Salah satu mitos yang sering dikaitkan dengan lagu ini adalah bahwa Collins menyaksikan seorang pria memperkosa istrinya dan tenggelam, atau bahwa Collins sendiri menyaksikan seseorang sengaja ditenggelamkan oleh orang lain, tetapi tidak dapat menolongnya karena berada terlalu jauh. Namun, faktanya adalah mitos tersebut tidak benar. Sebenarnya, “In the Air Tonight” menggambarkan perasaan Collins setelah mengalami perceraian dengan mantan istrinya, Andrea Bertorelli, yang membuatnya merasa hancur dan bahkan mengambil waktu singkat untuk vakum dari band Genesis.

Lagu “In the Air Tonight” dirilis pada tahun 1981 sebagai bagian dari album solo perdana Phil Collins yang berjudul “Face Value”. Lirik lagu ini memperlihatkan emosi yang mendalam dan misterius, yang telah memicu berbagai interpretasi dan spekulasi dari pendengar dan penggemar sejak saat itu. Namun, Collins sendiri telah menjelaskan bahwa lagu ini tidak terkait dengan kejadian nyata yang melibatkan kekerasan atau tindakan kriminal.

Sebagaimana diungkapkan oleh Collins dalam berbagai wawancara, “In the Air Tonight” sebenarnya merupakan ungkapan dari perasaan pribadi yang dialaminya setelah perceraiannya dengan Andrea Bertorelli. Setelah perceraian itu, Collins merasa terluka, hancur, dan terombang-ambing oleh emosi-emosi yang kuat. Lirik lagu ini mencerminkan perasaan kesedihan, kebingungan, dan kemarahan yang dirasakan oleh Collins dalam menghadapi kegagalan hubungan dan perpisahan yang pahit.

Meskipun lagu ini tidak secara spesifik menggambarkan pengalaman perceraian Collins, tetapi lebih kepada ekspresi emosional dan perasaannya setelah peristiwa tersebut. Lirik seperti “Well, if you told me you were drowning, I would not lend a hand” dan “I’ve been waiting for this moment for all my life” menunjukkan perasaan penolakan, kekecewaan, dan harapan yang telah lama ditahan-tahan oleh Collins.

Dalam artikel ini, kami akan menjelajahi latar belakang dan konteks di balik lagu “In the Air Tonight” serta mengklarifikasi mitos yang beredar seputar makna lagu tersebut. Kami akan menggali perasaan pribadi yang diungkapkan oleh Collins melalui lirik lagu, dengan fokus pada pengaruh perceraian dan perjuangan emosional yang dialaminya. Lagu ini menjadi salah satu karya ikonik dalam karier musik Collins, yang menggambarkan kekuatan dan keindahan dalam menyampaikan emosi melalui seni musik.

 

“Well the hurt doesn’t show, but the pain still grows
It’s no stranger to you and me”